Blogger Template by Blogcrowds

ini iklan

Saya tidak bisa menjamin bahwa beberapa ratus detik yang lalu-saat saya masih berada diluar rumah-,saya berada dalam taraf suci yg jauh dari karat karat dosa. Mungkin saja point dosa itu bertambah lagi tanpa saya sadari, dan saya belum coba sedikit serius untuk mengingat ingatnya lagi karena sudah terlanjur nyemplung disini, oleh sebab saya tiba tiba teringat sebuah kejadian yg sudah lama berlalu.

"Hamba sahaya" ini memang sudah banyak dosa, tapi Allah dengan sifatNYA yg Al-Ghafur, DIA tidak "membongkar" semuanya, Agar supaya ? Agar supaya saya bisa terlihat lebih baik dimata orang orang, agar bisa saling bekerja sama, saling menghargai dan menyayangi, dan setidaknya masih bisa mendapat undangan ngopi bareng di warung Kopi Phoenam. Sebaliknya jika aib itu dibongkar semuanya,maka akan timbul rasa saling tidak percaya, pikiran pikiran negatif, dan lain lainlah, yg buruk buruk pastinya. Dan kalau sudah seperti itu, Saya rasa tidak akan ada orang yang mau berteman dengan saya lagi, termasuk Uni yang membuat saya menulis seperti ini.

Dan kali ini, saya akan bercerita tentang sesuatu. Sesuatu yg menurut pandangan saya ini adalah sebuah aib, eh sori, bukan menurut pandangan saya saja tapi nyata nyatanya memang sebuah aib yang tercipta dari sebuah tindakan konyol. Kalau mau kedengarannya lebih keren,kita sebut saja sebagai kegokilan. sepakat ? Oke.
Saya akan membongkar sendiri salah satu dari kegokilan itu, saya terpaksa membuat pengecualian untuk yg satu ini , mengingat Uni, teman saya yang memberikan PR Gokil ini adalah seorang teman yang care, yang baru saja selesai merenovasi kamarnya biar tambah fresh, seFRESH pikirannya, sudah memohon beberapa kali, dan sudah terlalu jujur juga mengatakan bahwa dia ngeFans sama blog ini (Jujur dan khilaf kadang beda tipis, hehe). Saya menghargai dia, Yang punya Kamar Unieq.

Ketika masih semester 2 di kuliahan, disaat belum memasuki zona praktikum, yg menyita banyak waktu yg mengharuskan sy menjadikan Ruang Laboratorium sebagai rumah saya, disaat saya masih punya pikiran liar untuk mencari seorang dari kaum hawa yg bisa dijadikan pacar. Di saat saya belum menemukan cara yang benar bagaimana mencari dan mengenali sebuah jati diri yang benar, saat saya merasa masih terkurung di "jaman jahiliah". Saya and The Gank biasanya ngumpul dan nginap bareng di sebuah Pondokan mahasiswa/kost. Saya pikir tidak perlulah saya menyebut nama pondokan itu. Kami menghabiskan waktu sepanjang malam hanya nongkrong, membahas masalah yang tidak begitu penting (kasarnya bergosip), main gitar sambil nyanyi. Kalau nyanyi biasa menamatkan sampai 2 album lagu dalam satu malam, dengan durasi waktu bisa sampai 10 menit untuk satu buah lagu karena terkadang kunci, nada petikan gitar meleset jauh dari jalur irama suaranya si vocalis, jadinya harus diulang mulai dari awal lagu atau dari reff. tergantung kondisi lagunya, yg mana yg enak dirasa.

Rumah Kost itu memiliki kamar mandi dengan sebuah Bak mandi berukuran cukup besar, kira kira ukurannya 2,5 x 1,2 x 1,5 m (p x l x t ). itu kamar yang kami pakai buat rutinitas mandi pagi yang pelaksanaannya siang hari menjelang Dzuhur.
Suatu hari kami melihat Bak mandi itu sudah sangat kotor, terdapat endapan lumpur di dasar bak, kelihatan dari atas sangatlah tebal, Spontan kami mencelupkan tangan dan menggoreskan beberapa kata pada endapan lumpur itu. Alhasil, jika kita menengok ke dalam bak, maka akan terbaca sebuah kalimat " Bak mandi ini kotor sekali ", trus dibawahnya ada lagi sebuah kalimat dengan ukuran font yang lebih kecil, semacam signaturelah, "Bukan Daeng Nassa yg tulis " (info : Dg. Nassa itu nama Bapak Kost).
Kami melakukan itu berharap ketika Bapak Kost melihatnya, mau berbaik hati menguras bak itu. juga mengharapkan ketersinggungan dari penghuni kost lainnya yg dapat giliran bersih bersih pada hari itu. Penyakit malas kami juga memang lagi kambuh.

Sore menjelang malam.....,malam setelah magrib, Tulisan itu masih saja ada, rupanya belum ada yang tersinggung. Kami kecewa, Entah kenapa kami punya pikiran aneh lagi saat itu. Mandi malam dengan cara yang tidak wajar. Pertama tama kami membuka kran bak mandi,air mengalir, selanjutnya nyemplung ke dalam bak, bermandi ria, tanpa sabun dan samphoo. Cuma mau membasahi badan saja, dan tidak ada perlakuan yg namanya menguras bak. Setelah itu melangkahlah kami keluar dari bak dengan santainya. Keluar Meninggalkan kamar mandi dalam kondisi bak terisi penuh air dari sisa Bermandi ria.

Esok harinya, yang pasti bukan kami yg pertama mandi pagi. Maafkan Pak, Maafkan teman teman.

Saya berharap tulisan ini dianggap sebuah iklan saja, iklan lewat, yang tidak menarik perhatian "konsumen" Sebagai selingan dari tulisan tulisan lain yang lebih saya utamakan. Dan Wahai kalian mahasiswa dan yang masih SMU juga, yang saat ini kurang kerjaan dan kebetulan nyasar kesini, membaca tulisan ini, janganlah kalian berlaku tidak benar yg bisa merugikan kepentingan orang banyak. Baiklah selalu.

Ps :
PR Gokil ini tidak akan saya teruskan kepada siapapun, agar supaya ? , [mungkin uni lebih tahu jawabnya, tanya saja sama Dia].
Dan tolong...jangan berikan saya PR seperti ini lagi.
Ampumma' !!!!!; [lima inie tanda serunya]


7 Comments:

  1. uNieQ said...
    uFF..koneksiku error..sudahma ma koment..tp pas OK..eh nda masukki..nasib deyh..

    ngulang koment..

    pertama, maafkan fansmu yg baek ini klo harus membuka aib 'jaman jahiliyah'muuu..minus ma jadi fans yg baek...

    welehhh..ngeK~~~ pantes ko nolak2 kerja ini PR..huahuahuahuaaaa dende berapa orangko itu naik diatas bak??? hiyyyy kebayang deyh..bak udah kotor..tambah lagi sisa mandimu dan kawan2..kasihan daeng nassa...paginya suram karenamuuuuu :D

    eh ada mgk yg blom ko tauuu klo sy itu ponakannya daeng nassa.. hahahahah aihh kulapormi sama daeng nassa deyh hihihihihi

    btw, perlu diluruskan *kaya apa sj* klo sy bener2 secara jujur, apalagi khilaf serta tanpa paksaan dari pihak manapun ngefans sama blogmu... demikian penyampain ini disampaikan.

    tertanda...

    *materai ceritanya* uNieQ MuNiSah*

    hahahhaha labbu ma sede..

    ehh si arhyen sebenarnya tunggu ini dilempar..khan memang wkt sms-anq itu malam,ko bilang mo dilempar ke dy toh??? aihhhh :D cuci tangan ma deh :D
    arhyen said...
    idende... ganggg na gosipika..hohooh
    tapi baiki tawwa ini labaco..sendriji mw na buka aib-na..
    hohoohoho

    lemparan makan siang mo labaco saya :p
    abdul hadi jamal said...
    salam kenal..silakan mampir di www.abdulhadijamal.blogspot.com atau www.abdulhadijamal.wordpress.com
    inart said...
    Huahhaaa...
    Lucu..
    Tapi kenapa satu ji? saya kira PRnya lima???
    Labaco' said...
    @unieq : sampaikan lagi maafku sm Dg.Nassa klo memang kenal. hihihi

    @Arhyen : bersyukurlah PR ini tdk sy lempar, biar sy bukan menjadi penyebab aib itu terbuka, :-). kalo award yg lain pasti sy kasih , itupun klo ada yg ngasih sy award. kekekeke.

    @Abd Hadi Jamal : salam kenal balik pak. Sukses selalu.

    @Inart : Saya tdk tahu kalo harus 5, yaa....gimana lg, sdh terlanjur di Post. *ambil gaya menghindar*
    Wira said...
    PR...........?????? (enam tanda tanya'nna)
    lids said...
    "main gitar sambil nyanyi"..haha..
    mmg bisa..prasaan sy & qalbi lbh jago main gitar drpd kmu..haha..
    "ayo smua nyanyi kecuali bacoqe"..haha..hrsnya dulu anak2 teriak begitu..bukan bakri yg jd korban..

Post a Comment



Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda