Blogger Template by Blogcrowds

Manakah yang paling berat ?

Antena Microwave berdiameter 2,4 m
ataukah
Genset berkapasitas 10,5 KVA ?

Yang paling berat

adalah.....

membuka pintu maaf untuk orang lain.

Jelang 1 Ramadhan 1429 H

Mari kita Saling Memaafkan.


"SELAMAT BerRAMADHAN"

Pontianak tahun 2005
Merasakan be ramadhan disana

Malam hari
Suasananya kayak berada di Jaman perang kemerdekaan
Bunga Api, bunyi ledakan dari Meriam bambu yg terinstall di Pos ronda samping kos kosan, bikin jantung berdetak kencang. Frekuensi detakannya mampu mengalahkan detakan jantungku ketika pertama kali merasakan jatuh cinta.

Pukul 3 dini hari...
Masak berjamaah,Dipimpin oleh salah seorang teman yang paling di"tua"kan dan seorang cewek sebagai asistennya, teman sekantor juga. Tiap subuh selama Ramadhan dia bangun untuk bantu masak, padahal satu kalipun dia tdk pernah puasa, Jempol buat dia, seorang kristen taat yg baek hati.( miss u fren ).
Masaknya Pake kompor Listrik, yg konsumsi daya listriknya cukup tinggi,
makanya pas waktu pertama kali pakai, tiba2 terdengar suara langkah ibu kost naik ke lantai 2,kompor itu langsung disembunyiin, khawatir bakal disita tuh kompor...(Ya Tuhan, Ampunilah dosa dosa kami.Amin).

Sore hari ..., di kantor
menunggu...
giliran siapa ya...
yang beli pisang moleng buat berbuka. (awa', ilo, ato pak cecep....Dassarr labaco')

Frens...
Miss U All
Yang Membuatku mampu bersabar dan bertahan disana selama 2 bulan + 360 hari.

To be continued..... ( Ramadhan Bag. III )

"Sudah ada air?" tanyaku ke dia, temanku,panggilannya beddu
"belum,nanti aja,sekalian nungguin airnya pasang
biar permukaan airnya dekat dengan bibir sumur.
jadi ngambilnya agak mudah". Dijawab cerdas oleh dia.

Untuk persiapan makan sahur,tiap malam harus ngambil air di sumur,dekat gedung Teknik perkapalan. Harus melewati kira2 40an anak tangga bolak balik, karena ruang kami ada di lantai 3. Air itu buat menanak nasi,ngeteh,dan siram Indomie Kaldu Ayam ( menu andalan mahasiswa ).
kalau ada uang lebih atau habis terima kiriman ortu di kampung, kadang2 makannya diluar dengan menu yang nilai gizinya lumayan cukup tinggi.

Tahun 2004...
Ber ramadhan di kampus....
penuh warna warni
begadang sampai jam 3 malam
dilanjutkan dengan sahur dengan menu ala kadarnya
sambil nikmati acara TV waktu itu yg lumayan menghibur
(Lucu abis...,kalau ga salah acaranya dipandu sama si Eko Patrio)

Ba'da subuh...
Rebahkan badan di atas meja praktikum..
dan Tumpukan jurnal praktikum sebagai bantalnya,
uhh....pulass.....
bangun...pas lewat waktu dhuha...
tapi pernah juga bangunnya kesiangan..(padahal hampir tiap hari)
eh..eh..eh...taunya adik2 praktikan sudah ngumpul di depan pintu lab. siap2 melakukan praktikum.
Terpaksa sisa - sisa air semalam, dipakai cuci muka dan gosok gigi
dan tak lupa pakai parfum, tujuannya sih bukan untuk membuat badan jadi wangi
tapi sebagai penetral aja (menutupin.......,) hehehe, ngerti nggak?

Dukanya yg paling berkesan kalau pas jergen air sudah penuh.
Tiba - tiba ada teman yg datang, langsung maen seruduk pake air itu buat wudhu...
dihabisin.....
Wow.....keren......
Secara pengen marah tapi mengingat bulan ramdhan,ndak jadi
Cuma bisa diam...hiks..hiks..hiks...
Tapi Tak apaji...
Biarkan saja...

Bro....kapan sahur bareng lagi di belakang AC Lab. Elka daya ?

To be..continue...... "Ramadhan (Bag.II)"

Maknyuss....

"Saya Tengah pak",
Salam pembuka kepada Bapak yg berdiri beberapa cm dari pintu masuk tempat itu.
Bapak itu cuma melirik ke saya,pertanda "iya"
karena hampir tiap hari sy menyebutkan kata itu kepadanya
bukan atas bukan bawah
bukan kepala dan bukan ekor.

Meja yg terpilih adalah meja yg lumayan sedikit tidak lebih berantakan dibanding yg lainnya dan yg paling sedikit tercium baunya selokan yg ada di samping tempat itu.tapi suhunya tetap saja sangat panas karena langit langitnya berupa atap seng, trus sengnya sdh karatan lagi dan banyak bocor bocornya.
Sehingga kalau diperhatikan di permukaan mejanya nampak belang belang bercahaya,terpaan sinar matahari yg menembus atap yg bocor itu.

kloter pertama yang datang berupa Segelas Air Dingin dan Kobokan
kloter kedua sambel kacang yg dicampur dengan mentimun,
sambil menunggu kloter berikutnya, sy coba meracik sambalnya dgn
menambahkan beberapa "material" yg memang sudah tersedia diatas meja sebelumnya.
Sebuah Tomat, diiris iris tipis kira2 menjadi 7 irisan,
Daun kemangi (teringat seseorang di pontianak yg suka sekali makan ginian, kadang berpikir dia kambing apa orang sih...,hehe canda ces ) yg dipotong-potong kecil. 2 buah Cabe rawit yg di hancurkan pakai sendok dan dilebur dengan sambal kacangnya.trus semua bahan yg tadi semuanya dicampur dan diaduk dalam satu piring.
Kloter ketiga datang, sepiring nasi dan semangkok sop, namanya "Sop saudara"
bukan saudara yg di sop tapi saudaranya sapi, maksudnya sop yg terbuat dari daging sapi,enggak tau kenapa namanya sop saudara, atau jangan2 yg menemukan itu seekor sapi yg
mengkanibal temannya sendiri yg dimasak jadi sop, alaahh...ngawur...

Kloter ketiga ini datang dengan asapnya,
nampak kalau baru diangkat dari perapian
asap2nya terbang terbang di depan kepalaku, kadang ada yg bentuknya kayak
sebuah hati (baca: bentuk lofe).
tidak lama berselang, bapak yg tadi menghampiriku dan menyapa "Tengah"
Nah ini dia...datang juga kloter terakhir
Ikan bandeng bakar, Tengahnya...,bukan kepalanya dan juga buka ekornya.
Ha ha ha....,tengah bagian yg paling banyak dagingnya dgn sedikit tulang
Segera kedua tangan mengatur ulang posisi penempatan kloter2 yang tadi
biar semuanya nanti berjalan lancar, tanpa ada jari2 yg keseleo akibat sibuk
pindah pindah landasan, juga untuk menghindari terjadinya tabrakan tangan dengan
tangan tetangga duduk sebelah yg juga lagi makan dengan lahapnya
( Tuh...keringatnya bercucuran )

Selesai mengatur posisi,
Doa sebelum makan pun terucapkan ( tau kan doanya..... )
Beberapa menit kemudian...
Alhamdulillah....
Selesai...
MAKNYUSS...


Ada yang mau coba ?
Ikan Bakar Depan Telkom Balaikota Makassar
Harga Cuma Rp. 9.000,-,
Kalau tambah sepiring nasi (yakin...pasti nambah ) jadinya Rp.10.000,-
Jangan lupa sediakan uang receh Rp. 500,- buat bayar parkir.

Oke, see U disana, Jam Makan siang

Posting Lebih Baru Beranda