Blogger Template by Blogcrowds

Hati dan Danau

Segelas air yang dicampur dengan sedikit garam, kemudian diminum maka akan terasa asin. Bandingkan dengan Air di danau yang meski telah ditaburi dengan banyak garam, maka airnya tidak akan berasa jika diminum. Karena apa ? Karena danau itu luas dan lapang. Senyawa NaCl itu tidak mampu mengubah unsur unsur air pada danau itu. (secara nggak ngaruh gitu lho..., hehehe). Sama halnya dengan manusia, jika hati lapang,semua cobaan dan derita yang menimpa akan terasa ringan. Sebaliknya jika hati sempit, maka cobaan sekecil apapun akan sangat terasa.

Begitulah kira ki
ra inti Khutbah Jumat hari ini yang diambil dari sebuah kisah Ibnu Sina. Mengingatkan kembali akan kejadian kemarin. Malam itu, ingin sekali rasanya meninggalkan ikhlas sejenak, jauh di belakang. Adanya secuil hak saya yang tiba tiba terpinggirkan adalah sebabnya. Tapi sudahlah, biarkan dia (orang yang khilaf,yang sangat pede merasa mempunyai hak atas barang itu) menikmatinya. Puaskan dirimu. Dan biarkan hati ini terus mencoba menjadi seperti danau.



"Dan buat
Bella, temanku,terima kasih atas kebaikannya itu, jaga baik baik itu Haier C2000 mu, jangan sampai hilang".

3 Comments:

  1. uNieQ said...
    yup bener banged... luaskan hati selebar telaga.. agar semua masalah tidak berasaaaaaaa

    btw itu Haier C2000 hanya untuk Bella kah??? Untuk cc mana??? hihii kaboooooo
    . . . said...
    Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
    . . . said...
    ehm....hm..
    sory lama On Line,
    ndak update posting2mu.
    n kayaknya sekarang BLOG-mu
    jadi tambah "UNIEQ"

    Uetsss.....

Post a Comment



Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda